SINJAI | Kliknusa.id – Pengadilan Negeri (PN) Sinjai Kelas II terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan peradilan yang modern, transparan, dan berintegritas melalui kegiatan Sosialisasi Layanan dan Kebijakan di Lingkungan Pengadilan Negeri Sinjai yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Tanassang, Kabupaten Sinjai, Rabu pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Anthony Spilkan Mona dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat serta aparatur pemerintah terhadap berbagai layanan dan kebijakan peradilan yang terus dikembangkan oleh PN Sinjai.
Ketua PN Sinjai menegaskan bahwa reformasi pelayanan publik di bidang peradilan harus terus dilakukan demi mewujudkan sistem hukum yang profesional, akuntabel, dan mampu memberikan rasa keadilan yang nyata bagi masyarakat.
Acara sosialisasi tersebut dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Sosial dan SDM, Andi Mandasini Saleh. Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Andi Irwansyarani Yusuf, perwakilan Kejaksaan Negeri Sinjai, perwakilan Polres Sinjai, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, kepala desa, serta sejumlah undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan penegak hukum tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan hukum dan peningkatan akses keadilan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua PN Sinjai Anthony Spilkan Mona menegaskan bahwa Pengadilan Negeri Sinjai memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang peradilan.
“Pengadilan Negeri Sinjai berkomitmen dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang peradilan. Saya berharap kerja keras dan dedikasi seluruh aparatur terus ditingkatkan demi terwujudnya sistem peradilan yang modern, profesional, dan berintegritas,” tegas Anthony Spilkan Mona.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut, termasuk pemerintah daerah dan seluruh peserta yang hadir.
“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh peserta yang hadir. Sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap layanan dan kebijakan peradilan,” ujarnya.
Anthony Spilkan Mona menekankan bahwa di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan publik, lembaga peradilan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, inovasi pelayanan berbasis elektronik menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem peradilan yang efektif dan efisien.
“Peradilan modern tidak hanya berbicara soal teknologi, tetapi juga soal transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan akses bagi masyarakat pencari keadilan,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas di lingkungan pengadilan. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan hanya dapat terjaga apabila seluruh aparatur bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi etika.
“Integritas adalah fondasi utama pelayanan peradilan. Tanpa integritas, kepercayaan masyarakat akan sulit terbangun,” tegasnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Sosial dan SDM, Andi Mandasini Saleh, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut menjadi momentum strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sistem peradilan di Indonesia, khususnya layanan dan kebijakan di PN Sinjai.
“Kegiatan ini sangat strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan dan kebijakan di Pengadilan Negeri Sinjai. Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan publik, inovasi pelayanan peradilan menjadi sangat penting,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PN Sinjai telah melakukan berbagai langkah inovatif, mulai dari sistem peradilan berbasis elektronik, transparansi informasi perkara, hingga peningkatan akses layanan bagi kelompok rentan.
Menurutnya, lembaga peradilan memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan keadilan substantif yang benar-benar dapat dirasakan masyarakat.
“Keadilan tidak boleh hanya bersifat formalitas di atas kertas, tetapi harus mampu dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa diskriminasi dan dengan proses yang transparan,” katanya.
Andi Mandasini Saleh juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari tegaknya supremasi hukum dan terciptanya rasa keadilan di tengah masyarakat.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga peradilan, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi hal yang sangat penting.
“Sinergi lintas sektor harus terus diperkuat demi menciptakan daerah yang aman, tertib, dan berkeadilan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh perangkat daerah dan kepala desa untuk menjadi agen informasi yang aktif menyampaikan layanan dan kebijakan peradilan kepada masyarakat.
“Kami berharap seluruh perangkat daerah dan kepala desa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga menjadi penyambung informasi kepada masyarakat agar tidak ada lagi kesenjangan informasi di bidang hukum,” pesannya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Banyak peserta menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap akses layanan hukum dan kebijakan pengadilan.
Selain memperkenalkan layanan pengadilan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara lembaga peradilan dan masyarakat. Pendekatan komunikatif dan terbuka yang dilakukan PN Sinjai dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi peradilan.
Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi ini menunjukkan komitmen kuat Pengadilan Negeri Sinjai dalam membangun sistem pelayanan hukum yang modern, transparan, dan berpihak kepada masyarakat pencari keadilan.
Sebagai penutup, Ketua PN Sinjai Anthony Spilkan Mona kembali mengingatkan seluruh aparatur pengadilan untuk terus menjaga semangat pelayanan dan integritas dalam menjalankan tugas.
“Mari kita jadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian. Bekerjalah dengan profesional, jujur, dan penuh tanggung jawab demi terwujudnya peradilan yang dipercaya masyarakat,” pungkasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami hak-haknya di bidang hukum serta mampu mengakses layanan peradilan secara lebih mudah, cepat, dan transparan.
Penulis: Sudirlam
Sumber: Pengadilan Negeri Sinjai

















