BANDUNG | Kliknusa.id – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pelayanan peradilan agama melalui penyegaran kepemimpinan di wilayah Jawa Barat. Bertempat di Aula PTA Bandung, Rabu (13/5/2026), dilaksanakan pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, dan serah terima jabatan 20 Ketua Pengadilan Agama se-wilayah hukum PTA Bandung.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Drs. H. Asrofi, S.H., M.H.I.. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat integritas, profesionalisme, dan pelayanan publik di lingkungan peradilan agama Jawa Barat.
pelantikan 20 Ketua Pengadilan Agama ini merupakan bagian dari langkah strategis PTA Bandung dalam melakukan penyegaran kepemimpinan sekaligus memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan prima, transparansi, dan akuntabilitas di lembaga peradilan agama.
Acara tersebut dihadiri unsur pimpinan PTA Bandung, para hakim tinggi, pejabat struktural dan fungsional, keluarga pejabat yang dilantik, serta tamu undangan lainnya. Suasana pelantikan berlangsung penuh khidmat dan sarat makna pengabdian terhadap institusi peradilan.
Dalam amanatnya, Wakil Ketua PTA Bandung, Drs. H. Asrofi, menegaskan bahwa jabatan yang diemban para Ketua Pengadilan Agama merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini bukan sekadar seremonial administratif, tetapi amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas, tanggung jawab, dan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan,” tegas Asrofi.
Ia juga menekankan bahwa seorang Ketua Pengadilan Agama tidak hanya dituntut memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan, tetapi juga harus menjadi teladan dalam menjaga profesionalisme, disiplin, dan marwah lembaga peradilan.
“Pimpinan pengadilan harus menjadi contoh dalam menjaga profesionalisme, kedisiplinan, dan etika kerja. Marwah lembaga peradilan berada di tangan para pemimpinnya,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Asrofi juga memberikan pesan moral dan nasihat bijak kepada para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian.
“Jabatan adalah amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada institusi, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, penuh keikhlasan, dan semangat pengabdian,” pesannya.
Ia menambahkan bahwa pelayanan peradilan harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Karena itu, seluruh Ketua Pengadilan Agama diminta memperkuat budaya kerja yang inovatif dan adaptif.
“Pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel adalah kebutuhan masyarakat saat ini. Para pimpinan pengadilan harus mampu membangun budaya kerja yang profesional dan responsif,” katanya.
Selain itu, Wakil Ketua PTA Bandung juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas lembaga peradilan di tengah tingginya harapan masyarakat terhadap sistem hukum yang adil dan bersih.
“Integritas adalah fondasi utama lembaga peradilan. Tanpa integritas, kepercayaan masyarakat akan sulit dibangun,” tegasnya.
Adapun 20 Ketua Pengadilan Agama yang dilantik dalam kesempatan tersebut antara lain:
1. Dr. Fakhrurazi, S.Ag., M.H.I. sebagai Ketua Pengadilan Agama Kota Cimahi Kelas IA;
2. M. Toyeb, S.Ag., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Agama Majalengka Kelas IA;
3. Mukhlisin Noor, S.H. sebagai Ketua Pengadilan Agama Cibadak Kelas IA;
4. H. Zulkifli, S.Ag., S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Agama Indramayu Kelas IA;
5. Drs. Zakiruddin sebagai Ketua Pengadilan Agama Sumedang Kelas IA;
6. Dr. Sultan, S.Ag., S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Agama Cibinong Kelas IA;
7. A. Havizh Martius, S.Ag., S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Agama Subang Kelas IA;
8. Baihna, S.Ag., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Agama Bogor Kelas IA;
9. Rahmat Arijaya, S.Ag., M.Ag. sebagai Ketua Pengadilan Agama Bekasi Kelas IA;
10. Ishak Lubis, S.Ag. sebagai Ketua Pengadilan Agama Sumber Kelas IA.
Pelantikan juga dilakukan terhadap sejumlah Ketua Pengadilan Agama lainnya di wilayah Jawa Barat sebagai bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari seluruh keluarga besar peradilan agama di Jawa Barat. Banyak pihak menilai pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas pelayanan hukum dan administrasi peradilan agama.
Selain menjadi bagian dari rotasi jabatan, pelantikan ini juga mencerminkan upaya Mahkamah Agung melalui PTA Bandung dalam memperkuat reformasi birokrasi dan tata kelola lembaga peradilan yang modern dan profesional.
Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menghadirkan inovasi pelayanan yang lebih baik, memperkuat disiplin kerja, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan agama.
Secara keseluruhan, kegiatan pelantikan ini menegaskan bahwa penguatan integritas dan kualitas pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama dalam reformasi peradilan agama di Indonesia.
Sebagai penutup, Wakil Ketua PTA Bandung kembali mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjaga amanah dan bekerja dengan penuh tanggung jawab.
“Jadilah pemimpin yang melayani, bukan dilayani. Bangun pengadilan dengan integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian demi menghadirkan keadilan yang bermartabat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan adanya penyegaran kepemimpinan ini, diharapkan Pengadilan Agama di wilayah Jawa Barat semakin mampu memberikan pelayanan hukum yang cepat, transparan, profesional, dan berkeadilan kepada masyarakat.
Penulis: Sudirlam
Sumber:Humas Mahkamah Agung RI

















