Donny Andretti Pimpin Langsung Tim FERADI WPI di Yogyakarta, Tegaskan Komitmen Total Membela Keadilan

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Yogyakarta — Semangat perjuangan hukum kembali ditunjukkan jajaran Pusat Bantuan Hukum (PBH) FERADI WPI bersama Subur Jaya Lawfirm & Rekan dalam rangkaian agenda litigasi dan non litigasi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kehadiran langsung Ketua Umum Donny Andretti bersama jajaran pengurus DPP FERADI WPI menjadi sorotan utama dalam kegiatan yang berlangsung pada Selasa hingga Rabu, 19–20 Mei 2026 tersebut.

Langkah strategis ini dinilai sebagai bentuk nyata keseriusan FERADI WPI dalam memberikan pendampingan hukum secara profesional, berintegritas, dan berpihak kepada pencari keadilan. Tidak sekadar menjalankan tugas profesi, kehadiran tim PBH FERADI WPI di Yogyakarta juga memperlihatkan wajah organisasi advokat yang aktif turun langsung menangani persoalan masyarakat, mulai dari mediasi perdata, sengketa keuangan, proses persidangan, hingga upaya hukum terkait lelang dan laporan pidana.

Dalam agenda tersebut tampak hadir Ketua Umum FERADI WPI Donny Andretti, didampingi Kadiv DPP Basriyanto, Kadiv DPP David Agus Winoto, Kadiv DPP Nano Widodo, Ketua PBH Area Cilacap I Jonathan Gan Yauw Bing (GYB), serta Assisten Advokat Feri bersama keluarga besar tim hukum Subur Jaya Lawfirm – PBH FERADI WPI.

Kegiatan diawali dengan agenda mediasi antara klien dan pengurus salah satu koperasi di wilayah Boyolali terkait proses pencairan simpanan berjangka. Dalam proses tersebut, tim hukum PBH FERADI WPI hadir sebagai pendamping untuk memastikan hak-hak hukum klien tetap terlindungi serta mendorong penyelesaian secara musyawarah dan profesional.

Suasana mediasi berlangsung dinamis namun tetap kondusif. Tim hukum mencoba membuka ruang komunikasi yang sehat agar permasalahan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Pendekatan humanis namun tegas menjadi ciri khas yang terus dijaga oleh tim pendamping hukum FERADI WPI.

Usai agenda mediasi di Boyolali, rombongan bertolak menuju Kota Yogyakarta dan bermalam di Hotel Satoria. Namun perjalanan tersebut bukan sekadar agenda biasa. Di sela waktu istirahat, jajaran tim PBH FERADI WPI juga menggelar diskusi internal dan konsolidasi strategi penanganan perkara untuk agenda keesokan harinya.

Kehadiran langsung Donny Andretti di tengah-tengah tim menjadi energi tersendiri bagi para anggota dan kader organisasi. Sosok yang dikenal tegas, loyal, disiplin, dan berani tersebut tampak aktif memberikan arahan strategis sekaligus motivasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam penanganan perkara.

Pada Rabu, 20 Mei 2026, agenda tim hukum berlangsung padat. Penanganan perkara dimulai di Pengadilan Agama Kota Yogyakarta untuk proses litigasi tertentu yang berkaitan dengan kepentingan klien. Setelah itu, tim melanjutkan agenda di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta guna menangani perkara lain yang memerlukan pendampingan langsung dari kuasa hukum.

Tidak berhenti di lingkungan peradilan, tim PBH FERADI WPI juga melanjutkan pendampingan hukum di Polresta Yogyakarta dan Ditreskrimum Polda DIY sebagai bagian dari proses penanganan perkara pidana dan pengawalan laporan hukum klien.

Agenda kemudian ditutup dengan rencana kedatangan tim ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Yogyakarta terkait upaya penundaan lelang yang dinilai masih memiliki aspek hukum yang perlu diperjuangkan demi melindungi hak-hak klien.

Dalam keterangannya, Donny Andretti menegaskan bahwa seorang advokat tidak boleh hanya hadir di balik meja atau sekadar menjadi penonton atas penderitaan masyarakat pencari keadilan. Menurutnya, advokat harus hadir langsung di lapangan, memahami persoalan klien secara nyata, dan berani memperjuangkan hak-hak masyarakat dengan penuh integritas.

“Kami hadir bukan hanya membawa nama organisasi, tetapi membawa amanah profesi dan tanggung jawab moral untuk memperjuangkan keadilan. Advokat harus berani berdiri di garis depan ketika masyarakat membutuhkan perlindungan hukum,” tegas Donny Andretti.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran tim PBH FERADI WPI dan Subur Jaya Lawfirm yang tetap solid, loyal, dan bekerja penuh dedikasi dalam menangani berbagai perkara di berbagai daerah.

“Saya bangga terhadap seluruh rekan-rekan tim yang tetap menjaga kekompakan, loyalitas, dan semangat juang. Dalam dunia advokat, integritas adalah harga mati. Jangan pernah menjual profesi demi kepentingan sesaat,” ujar Donny.

Menurutnya, tantangan dunia hukum saat ini semakin kompleks. Oleh sebab itu, organisasi advokat harus mampu melahirkan kader-kader yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian moral, mental pejuang, dan kepedulian terhadap masyarakat kecil.

Donny juga menekankan bahwa FERADI WPI membuka ruang pembelajaran seluas-luasnya bagi seluruh anggota yang ingin berkembang dan memperdalam pengalaman praktik hukum secara langsung.

“Kami memberi kesempatan magang bagi seluruh anggota FERADI WPI. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi wadah pembelajaran nyata di lapangan agar anggota memahami bagaimana menghadapi perkara secara langsung, mulai dari mediasi, litigasi, hingga pendampingan di kepolisian dan lembaga negara,” ungkapnya.

Lebih jauh, Donny Andretti menyampaikan pesan moral kepada para advokat muda agar tidak takut menghadapi tekanan selama tetap berada di jalan yang benar.

“Jangan pernah takut membela kebenaran. Advokat harus memiliki keberanian, kecerdasan, dan hati nurani. Ketika profesi dijalankan dengan niat baik dan integritas, maka kepercayaan masyarakat akan datang dengan sendirinya,” katanya.

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah anggota dan pihak yang mengikuti perjalanan agenda hukum tim PBH FERADI WPI di Yogyakarta. Banyak yang menilai gaya kepemimpinan Donny Andretti bukan hanya organisatoris, tetapi juga penuh keteladanan karena turun langsung mendampingi penanganan perkara.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses bantuan hukum yang profesional dan terjangkau, kehadiran PBH FERADI WPI bersama Subur Jaya Lawfirm dinilai menjadi warna tersendiri dalam dunia advokat nasional. Pendekatan yang menggabungkan profesionalisme, keberanian, loyalitas, dan kepedulian sosial menjadi identitas yang terus dibangun oleh organisasi tersebut.

Langkah aktif FERADI WPI dalam berbagai penanganan perkara lintas daerah juga memperlihatkan bahwa organisasi advokat tidak hanya hadir sebagai simbol profesi, tetapi benar-benar bergerak menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak hukum masyarakat.

Dengan agenda padat yang berlangsung sejak Boyolali hingga Yogyakarta, tim PBH FERADI WPI menunjukkan bahwa perjuangan hukum tidak mengenal batas waktu maupun jarak. Di bawah komando Donny Andretti, organisasi tersebut terus memperkuat eksistensinya sebagai rumah perjuangan hukum bagi masyarakat pencari keadilan di berbagai wilayah Indonesia.

Berita Terkait

FERADI WPI Desak Perlindungan Uun: LPSK Dituju, DPR RI Didorong Awasi Penanganan Perkara
Kasus UUN Disorot: Polda Banten Didesak Bongkar Dalang dan Buka Penyidikan
Kasus Uun Gelap, FERADI WPI Adukan ke Komisi III, LPSK, Kompolnas & Propam
FERADI WPI Kawal Penuh Perkara Fam Fuk Tjhong, Tegaskan LHP BK DPRD Lebak Tidak Menghentikan Penyidikan Polda Banten
Advokat Cecilia:Saya Akan Kooperatif Apabila Diminta Penyidik dan Tidak perlu takut
Laporan Oknum Jaksa Rakhmad Setiawan Terkatung-katung, Siti Khotijah: “Kenapa Terkesan Kebal Hukum? 
GWI Desak Polisi Usut Tuntas Jaringan Peredaran Obat Keras Daftar G di Pamulang
Tragedi di Intan Jaya: Penembakan Warga Sipil dan Gugatan Kemanusiaan atas Kebijakan Represif di Papua
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:12 WITA

FERADI WPI Desak Perlindungan Uun: LPSK Dituju, DPR RI Didorong Awasi Penanganan Perkara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:03 WITA

Kasus UUN Disorot: Polda Banten Didesak Bongkar Dalang dan Buka Penyidikan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:37 WITA

Kasus Uun Gelap, FERADI WPI Adukan ke Komisi III, LPSK, Kompolnas & Propam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:22 WITA

FERADI WPI Kawal Penuh Perkara Fam Fuk Tjhong, Tegaskan LHP BK DPRD Lebak Tidak Menghentikan Penyidikan Polda Banten

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:43 WITA

Advokat Cecilia:Saya Akan Kooperatif Apabila Diminta Penyidik dan Tidak perlu takut

Berita Terbaru