Donny Andretti Kawal Lahirnya Advokat Baru FERADI WPI di Bandung, Tegaskan Integritas dan Kepedulian sebagai Pilar Utama Penegakan Hukum

Senin, 27 April 2026 - 20:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bandung, 27 April 2026 — Komitmen mencetak advokat berintegritas kembali ditunjukkan oleh Ketua Umum FERADI WPI, Donny Andretti, yang hadir langsung mengawal proses persiapan penyumpahan advokat baru di Pengadilan Tinggi Bandung, Jawa Barat. Dalam agenda yang berlangsung di Jalan Cimuncang No.21D, Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, organisasi advokat tersebut memastikan seluruh tahapan administratif berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kehadiran Donny Andretti bukan sekadar simbol kepemimpinan, melainkan cerminan dari sosok advokat yang dikenal humanis, religius, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Sosoknya yang tegas namun bersahaja telah menjadikannya figur yang dicintai masyarakat serta disegani di kalangan praktisi hukum. Dalam setiap langkahnya, Donny menekankan bahwa profesi advokat bukan hanya tentang kemampuan hukum, tetapi juga panggilan moral untuk memperjuangkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Agenda tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPD FERADI WPI Jawa Barat, H. Adang Bahrowi, S.H., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP FERADI WPI. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa berkas penyumpahan advokat dari FERADI WPI telah lengkap, diterima, dan diverifikasi oleh pihak Pengadilan Tinggi Bandung.

Dua calon advokat yang diajukan untuk diambil sumpahnya adalah Erwin Maulana, S.H. dan Mikael Kaka, S.H. Keduanya dinyatakan telah memenuhi seluruh persyaratan administratif dan substantif untuk menjalankan profesi sebagai advokat. Proses ini menjadi momentum penting, tidak hanya bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga bagi organisasi FERADI WPI dalam menjaga kualitas dan integritas anggotanya.

Dalam keterangannya, Donny Andretti menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran proses tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap advokat yang dilahirkan melalui FERADI WPI harus memiliki komitmen kuat terhadap keadilan dan kemanusiaan.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas kebaikan-Nya proses ini dapat berjalan dengan lancar. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum lahirnya pejuang keadilan yang harus menjaga amanah profesi dengan penuh tanggung jawab,” ujar Donny.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa profesi advokat adalah profesi mulia yang menuntut integritas tinggi, keberanian moral, serta kepekaan terhadap penderitaan masyarakat. Menurutnya, advokat tidak boleh hanya hadir di ruang sidang, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat sebagai pembela yang memberikan solusi dan harapan.

“Advokat itu bukan hanya ahli hukum, tetapi juga pelayan masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan keadilan, di situlah advokat harus hadir. Jangan pernah menjual kebenaran, jangan pernah menggadaikan integritas hanya karena kepentingan sesaat,” tegasnya.

Donny juga memberikan pesan khusus kepada dua calon advokat yang akan segera diambil sumpahnya. Ia berharap keduanya mampu menjaga nama baik profesi serta menjunjung tinggi kode etik advokat dalam setiap praktik hukum yang dijalankan.

“Saya berharap saudara Erwin Maulana dan Mikael Kaka dapat menjadi advokat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral. Jadilah advokat yang berani berkata benar, walaupun itu pahit. Jadilah advokat yang membela tanpa pandang bulu, tanpa melihat latar belakang klien,” pesannya.

Dalam perspektif yang lebih luas, Donny menilai bahwa tantangan dunia hukum di Indonesia semakin kompleks. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang advokat, baik dari sisi keilmuan maupun etika profesi.

Menurutnya, FERADI WPI memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak advokat yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki kepedulian sosial tinggi. Ia menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus berkomitmen untuk melakukan pembinaan berkelanjutan kepada seluruh anggotanya.

“Kami tidak ingin hanya melahirkan advokat, tetapi melahirkan penjaga keadilan. Advokat yang mampu menjadi harapan bagi masyarakat kecil, yang seringkali tidak memiliki akses terhadap keadilan. Ini adalah tanggung jawab moral yang tidak boleh diabaikan,” ujarnya dengan penuh penekanan.

Sementara itu, Ketua DPD FERADI WPI Jawa Barat, H. Adang Bahrowi, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Ketua Umum dalam setiap proses pembinaan anggota di daerah. Ia menilai bahwa kepemimpinan Donny Andretti telah memberikan arah yang jelas bagi organisasi dalam menjalankan perannya sebagai wadah profesi advokat yang profesional dan berintegritas.

Proses verifikasi berkas yang telah dinyatakan lengkap oleh Pengadilan Tinggi Bandung menjadi bukti bahwa FERADI WPI menjalankan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum. Hal ini sekaligus menunjukkan keseriusan organisasi dalam menjaga kualitas anggotanya sebelum resmi menjalankan profesi advokat.

Rencananya, prosesi penyumpahan akan dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026. Momen tersebut akan menjadi tonggak awal perjalanan profesional bagi kedua advokat baru tersebut. Sebagai bentuk rasa syukur, FERADI WPI juga akan menggelar acara syukuran sederhana pada malam harinya di Jakarta.

Dalam acara tersebut, Ketua Umum Donny Andretti dijadwalkan hadir langsung bersama jajaran pengurus, termasuk Ketua DPD Jawa Barat serta para advokat yang baru disumpah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk perayaan, tetapi juga ajang silaturahmi dan penguatan solidaritas antar anggota.

Menutup keterangannya, Donny kembali menegaskan pentingnya menjaga marwah profesi advokat di tengah dinamika hukum yang terus berkembang. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat adalah modal utama yang harus dijaga oleh setiap advokat.

“Kepercayaan masyarakat adalah kehormatan terbesar bagi seorang advokat. Sekali kita mengkhianatinya, maka runtuhlah marwah profesi ini. Karena itu, saya mengajak seluruh advokat untuk selalu menjaga integritas, menjunjung tinggi keadilan, dan mengabdikan diri sepenuhnya untuk masyarakat,” pungkasnya.

Dengan semangat tersebut, FERADI WPI di bawah kepemimpinan Donny Andretti terus menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi advokat yang tidak hanya fokus pada aspek profesional, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. Lahirnya advokat-advokat baru diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan hukum di Indonesia, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap profesi advokat sebagai pilar penting dalam penegakan hukum.

Berita Terkait

FERADI WPI Desak Perlindungan Uun: LPSK Dituju, DPR RI Didorong Awasi Penanganan Perkara
Kasus UUN Disorot: Polda Banten Didesak Bongkar Dalang dan Buka Penyidikan
Kasus Uun Gelap, FERADI WPI Adukan ke Komisi III, LPSK, Kompolnas & Propam
FERADI WPI Kawal Penuh Perkara Fam Fuk Tjhong, Tegaskan LHP BK DPRD Lebak Tidak Menghentikan Penyidikan Polda Banten
Advokat Cecilia:Saya Akan Kooperatif Apabila Diminta Penyidik dan Tidak perlu takut
Laporan Oknum Jaksa Rakhmad Setiawan Terkatung-katung, Siti Khotijah: “Kenapa Terkesan Kebal Hukum? 
GWI Desak Polisi Usut Tuntas Jaringan Peredaran Obat Keras Daftar G di Pamulang
Tragedi di Intan Jaya: Penembakan Warga Sipil dan Gugatan Kemanusiaan atas Kebijakan Represif di Papua
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:12 WITA

FERADI WPI Desak Perlindungan Uun: LPSK Dituju, DPR RI Didorong Awasi Penanganan Perkara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:03 WITA

Kasus UUN Disorot: Polda Banten Didesak Bongkar Dalang dan Buka Penyidikan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:37 WITA

Kasus Uun Gelap, FERADI WPI Adukan ke Komisi III, LPSK, Kompolnas & Propam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:22 WITA

FERADI WPI Kawal Penuh Perkara Fam Fuk Tjhong, Tegaskan LHP BK DPRD Lebak Tidak Menghentikan Penyidikan Polda Banten

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:43 WITA

Advokat Cecilia:Saya Akan Kooperatif Apabila Diminta Penyidik dan Tidak perlu takut

Berita Terbaru