Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana Tegas: Musnahkan 1.258 Rakit PETI, Tegakkan Hukum Jaga Martabat Kuansing

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUANTAN SINGINGI – Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi di bawah komando tegas dan berintegritas Kapolres AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mencatatkan capaian nyata dalam memberantas kejahatan pertambangan tanpa izin (PETI). Hingga Jumat, 31 Juli 2026, tercatat sebanyak 1.258 unit rakit milik pelaku PETI telah dimusnahkan, hasil dari 209 kali penindakan yang dilakukan secara menyeluruh bersama seluruh jajaran Polsek di pelosok wilayah.

Angka ini bukan sekadar catatan statistik, melainkan bukti nyata ketegasan pimpinan yang tidak berkompromi terhadap pelanggaran hukum dan kerusakan lingkungan. Di bawah arahan AKBP Hidayat Perdana, penanganan PETI tidak hanya mengandalkan kekuatan penindakan, melainkan menyatukan keberanian menegakkan aturan dengan kebijaksanaan merangkul masyarakat demi masa depan daerah yang lebih baik.

Langkah Tegas Tanpa Kompromi, Pendekatan Lembut Tanpa Menyerah

Sejak awal tahun 2026, Polres Kuansing telah bergerak di dua jalur utama: tindakan represif yang tegas dan upaya preventif yang menyentuh hati. Di jalur penindakan, selain menghancurkan ribuan rakit yang menjadi alat kejahatan, aparat juga telah mengamankan 15 orang tersangka dan memproses 11 Laporan Polisi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada celah bagi mereka yang ingin merusak bumi Kuansing demi keuntungan pribadi.

Namun ketegasan itu tidak membuat Polri menutup pintu dialog. Sebaliknya, tercatat 2.970 kegiatan sosialisasi dan imbauan telah disampaikan langsung ke masyarakat, dari rumah ke rumah, dari dusun ke dusun. Tujuannya jelas: mengajak warga sadar akan bahaya PETI, bukan sekadar menakut-nakuti dengan ancaman hukum.

Menanggapi capaian ini, Kapolres AKBP Hidayat Perdana menyampaikan pernyataan yang tegas, berwibawa, namun penuh makna mendalam:

“Angka 1.258 rakit yang kami musnahkan adalah bukti keseriusan kami menjaga amanah negara dan hak seluruh masyarakat Kuansing. Bumi dan sungai di sini bukan milik perorangan yang mengambil seenaknya, melainkan warisan leluhur yang harus dijaga untuk anak cucu kita nanti. Jika hukum tak ditegakkan, maka lingkungan hancur, rakyat dirugikan, dan martabat daerah kita terinjak-injak.”

Pimpinan tertinggi kepolisian di Kuansing ini juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras, tidak kenal lelah menembus pelosok sungai dan hutan demi menjalankan tugas:

“Saya sangat menghargai semangat dan pengorbanan seluruh personel Polres dan Polsek. Kalian bekerja di bawah terik matahari, melawan arus sungai, menghadapi tantangan yang tidak mudah. Tetaplah berpegang pada integritas, jangan pernah tergoda iming-iming apa pun. Ingat, seragam yang kalian pakai adalah lambang keadilan, bukan alat untuk melindungi kejahatan. Jaga nama baik diri sendiri, jaga nama baik institusi, dan yang paling utama: jaga kepercayaan rakyat yang menaruh harapannya pada kalian.”

Pesan Bijak dan Harapan untuk Seluruh Elemen Bangsa

Di tengah upaya menjaga wilayah, Kapolres Hidayat Perdana juga menyampaikan pesan yang menembus ke hati setiap warga, khususnya menjelang momen besar Pacu Jalur Nasional di Tepian Narosa, kebanggaan seluruh masyarakat Kuansing:

“Kepada seluruh masyarakat, saya sampaikan: mari kita lihat sungai dan tanah kita. Apakah kita ingin menyerahkan harta karun ini kepada mereka yang tidak bertanggung jawab, hingga kita sendiri yang menanggung kerugiannya? Mari kita sadar bersama, PETI bukanlah berkah, melainkan bencana yang menyusahkan kita sendiri.”

“Saya berpesan, berhentilah mendukung atau terlibat dalam aktivitas ini. Ajaklah tetangga, saudara, dan kerabat kita untuk kembali ke jalan yang benar. Mari kita rawat sungai kita agar tetap jernih, mari kita jaga tanah kita agar tetap subur. Karena sebentar lagi, Pacu Jalur akan datang. Acara ini bukan sekadar lomba, melainkan cermin kebesaran jiwa kita. Bagaimana kita bisa bangga menyambut tamu dari seantero negeri jika sungai yang menjadi nyawa budaya kita rusak oleh keserakahan?”

“Mari kita jaga daerah ini bersama-sama. Negara hadir, hukum ditegakkan, dan masyarakat bersatu. Maka, Kuansing akan tetap mulia, sungai kita tetap mengalir berkah, dan nama baik daerah ini akan tetap terjaga dengan gagah berani. Ingatlah semboyan kita: Melindungi Tuah, Menjaga Marwah. Itulah tugas kita semua.”

Kepemimpinan yang Mengakar di Hati Rakyat

Apa yang ditunjukkan oleh AKBP Hidayat Perdana adalah sosok pemimpin yang tidak hanya pandai mengatur strategi di ruang rapat, tetapi juga paham betul detak jantung masyarakat yang dipimpinnya. Ia tahu bahwa menegakkan hukum harus berjalan beriringan dengan menjaga keharmonisan kehidupan sosial.

Ketegasan menghancurkan ribuan rakit menunjukkan bahwa ia tidak takut menghadapi kekuatan yang ingin melanggar aturan. Sementara upaya menyapa warga lewat ribuan sosialisasi membuktikan bahwa ia ingin menyelesaikan masalah dari akarnya, bukan hanya menumpas gejalanya.

Kini, di bawah arahan pemimpin yang berintegritas ini, Polres Kuansing terus melangkah. Tidak akan berhenti sampai aktivitas PETI benar-benar hilang dari bumi Kuantan Singingi, sampai sungai kembali bersih, dan sampai setiap warga menyadari bahwa menjaga alam adalah menjaga masa depan diri sendiri.

Langkah ini pun menjadi persiapan terbaik menyambut Pacu Jalur, momen di mana seluruh mata tertuju pada Kuansing. Sebuah bukti bahwa di bawah kepemimpinan yang tepat, ketertiban, keindahan alam, dan kebanggaan budaya dapat tumbuh berdampingan dengan kokoh.

 

Berita Terkait

Herry Heryawan–Donny Eko, Gerak Cepat Lawan Karhutla dan Lindungi Masyarakat 
AKBP Sepuh Bersama Kompol Teguh, Garda Swasembada Pangan Siak
Misi Kapolda Riau Tembus Kuala Selat, AKBP Donny Kawal Ekspedisi Merah Putih
AKBP Sepuh Gebrak Swasembada Pangan, Polsek Tualang Kawal Jagung dari Tanam hingga Panen
Merah Putih Menggema, AKBP Hidayat Perdana Perkuat Nasionalisme di Kuansing
Herry Heryawan dan Misi Besar Pangan Riau: Juara Hari Ini, Siap Hadapi Krisis Global
Satu Pekan Penuh Aksi Nyata, AKBP Hidayat Perdana Tunjukkan Kepemimpinan Tegas, Bijaksana dan Humanis di Kuansing
Sepekan Penuh Aksi! AKBP Donny Eko Listianto Turun Ke Garis Depan, Jaga Rakyat, Lindungi Alam Inhil
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:32 WITA

Herry Heryawan–Donny Eko, Gerak Cepat Lawan Karhutla dan Lindungi Masyarakat 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:53 WITA

AKBP Sepuh Bersama Kompol Teguh, Garda Swasembada Pangan Siak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:47 WITA

Misi Kapolda Riau Tembus Kuala Selat, AKBP Donny Kawal Ekspedisi Merah Putih

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:02 WITA

AKBP Sepuh Gebrak Swasembada Pangan, Polsek Tualang Kawal Jagung dari Tanam hingga Panen

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Herry Heryawan dan Misi Besar Pangan Riau: Juara Hari Ini, Siap Hadapi Krisis Global

Berita Terbaru