TEMBILAHAN – Malam pisah sambut Kapolres Indragiri Hilir di Gedung Daerah Engku Kelana, Kamis (16/7/2026), bukan sekadar seremoni pergantian jabatan. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi saksi penghormatan atas perjalanan kepemimpinan AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., yang dinilai berhasil meninggalkan jejak pengabdian, memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri, serta membangun kedekatan emosional antara institusi kepolisian dan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.
Suasana haru bercampur bangga begitu terasa ketika tongkat estafet kepemimpinan Polres Indragiri Hilir secara resmi diserahkan kepada AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran Bupati Indragiri Hilir H. Herman, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, hingga berbagai elemen masyarakat menunjukkan besarnya penghormatan terhadap sosok pemimpin yang selama ini dikenal dekat dengan rakyat.
Di bawah kepemimpinan AKBP Farouk Oktora, Polres Indragiri Hilir tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum semata. Lebih dari itu, institusi kepolisian hadir sebagai sahabat masyarakat, pelindung yang humanis, serta mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan demi mendukung pembangunan.
Selama menjabat, berbagai program pelayanan publik, kegiatan sosial, bakti kesehatan, penanaman mangrove, penghijauan, ketahanan pangan melalui penanaman jagung, hingga bantuan sosial kepada masyarakat terus digencarkan. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir saat terjadi persoalan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Kepemimpinan AKBP Farouk dikenal mengedepankan ketegasan dalam penegakan hukum, namun tetap mengutamakan pendekatan persuasif, dialogis, dan penuh empati. Filosofi inilah yang menjadikan hubungan antara Polri dengan masyarakat semakin erat.
Tidak sedikit tokoh masyarakat yang menilai bahwa selama masa kepemimpinan AKBP Farouk Oktora, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir mampu terjaga dengan baik berkat sinergi seluruh unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, insan pers, serta partisipasi aktif masyarakat.
Dalam sambutannya pada malam pisah sambut, AKBP Farouk Oktora menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel Polres Indragiri Hilir, Forkopimda, TNI, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, para tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta seluruh masyarakat yang selama ini telah menjadi mitra terbaik Polri. Segala keberhasilan yang kita raih bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kebersamaan, kekompakan, dan kepercayaan yang terus kita bangun bersama.”
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah masih terdapat kekurangan maupun kebijakan yang belum mampu memenuhi seluruh harapan masyarakat.
“Sebagai manusia tentu saya tidak luput dari kekurangan. Apabila selama menjalankan amanah terdapat tutur kata maupun kebijakan yang belum berkenan, saya menyampaikan permohonan maaf yang tulus. Semua keputusan yang diambil semata-mata demi kepentingan masyarakat, organisasi, dan menjaga marwah institusi Polri.”
Dengan penuh kebesaran hati, AKBP Farouk juga mengajak seluruh elemen masyarakat memberikan dukungan penuh kepada Kapolres yang baru agar berbagai program positif dapat terus dilanjutkan.
“Pergantian kepemimpinan adalah hal yang wajar dalam organisasi. Saya mengajak seluruh personel, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers, dan seluruh masyarakat Indragiri Hilir untuk memberikan dukungan penuh kepada Kapolres yang baru. Teruslah menjaga sinergi, kekompakan, dan komunikasi yang telah kita bangun agar Polres Indragiri Hilir semakin maju dan semakin dicintai masyarakat.”
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Farouk juga menyampaikan pesan moral yang sarat makna mengenai hakikat seorang pemimpin.
“Jabatan hanyalah amanah yang sifatnya sementara, tetapi kejujuran, integritas, dan ketulusan dalam mengabdi akan selalu dikenang sepanjang masa. Jadilah aparat yang melayani dengan hati, bekerja dengan integritas, bertindak dengan keberanian, dan hadir sebagai solusi bagi masyarakat. Karena kepercayaan rakyat adalah kehormatan terbesar bagi institusi Polri.”
Pernyataan tersebut mencerminkan karakter kepemimpinan AKBP Farouk yang selama ini dikenal tegas terhadap pelanggaran hukum, namun tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Di bawah arahannya, Polres Indragiri Hilir terus bertransformasi menjadi institusi yang lebih terbuka terhadap kritik, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat.
Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari kemampuannya membangun soliditas internal. Personel didorong untuk bekerja secara profesional, disiplin, responsif, serta mengutamakan pelayanan prima kepada masyarakat.
Bupati Indragiri Hilir H. Herman dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi AKBP Farouk Oktora selama memimpin Polres Indragiri Hilir.
Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, TNI, Kejaksaan, DPRD, dan seluruh stakeholder mampu berjalan dengan baik sehingga menciptakan stabilitas keamanan yang menjadi modal utama pembangunan daerah.
Momentum pisah sambut juga menjadi awal bagi AKBP Donny Eko Listianto untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Kapolres yang baru menyampaikan penghormatan kepada pendahulunya atas fondasi yang telah dibangun.
Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif, memperkuat pelayanan kepolisian, menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Indragiri Hilir.
Pergantian kepemimpinan tersebut disambut optimisme berbagai kalangan. Fondasi sinergi yang telah dibangun AKBP Farouk Oktora diyakini menjadi modal penting bagi keberlanjutan pelayanan Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya.
Banyak pihak menilai bahwa warisan terbesar AKBP Farouk bukan hanya capaian program kerja, melainkan keberhasilannya membangun budaya pelayanan yang humanis dan menjadikan Polri semakin dekat dengan masyarakat.
Kehadirannya dalam berbagai kegiatan sosial, dialog bersama masyarakat, bakti kesehatan, ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, hingga kegiatan keagamaan menjadi bukti bahwa kepolisian mampu hadir sebagai pelindung sekaligus sahabat masyarakat.
Jejak kepemimpinan AKBP Farouk Oktora di Kabupaten Indragiri Hilir menjadi gambaran bahwa seorang pemimpin tidak hanya diukur dari keberhasilan menjalankan tugas formal, tetapi juga dari keteladanan, integritas, kepedulian, serta kemampuannya membangun kepercayaan publik.
Malam pisah sambut itu akhirnya menjadi penanda berakhirnya satu babak pengabdian, namun nilai-nilai kepemimpinan yang ditinggalkan tetap menjadi inspirasi. Sosok AKBP Farouk Oktora dikenang sebagai Kapolres yang mengedepankan ketegasan dalam penegakan hukum, menjunjung tinggi integritas, bersikap humanis kepada masyarakat, serta berhasil mengangkat citra Polri menjadi institusi yang semakin dipercaya, dicintai, dan dekat dengan rakyat.
Warisan pengabdian tersebut diharapkan terus hidup dalam semangat seluruh personel Polres Indragiri Hilir, sehingga Polri senantiasa hadir sebagai pengayom, pelindung, pelayan masyarakat, dan penjaga persatuan demi terwujudnya keamanan, ketertiban, serta kemajuan Kabupaten Indragiri Hilir.

















