PERAWANG | Kliknusa.id– Komitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2026 kembali ditunjukkan Polsek Tualang melalui aksi nyata di lapangan. Tidak hanya memberikan edukasi dan pendampingan, personel Polsek Tualang bahkan turun langsung membantu proses penjemuran jagung pipil hasil panen petani bersama Kelompok Berkah Tani di Pondok Pesantren Abu Huroiroh, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kanit Binmas Polsek Tualang AKP Hendra Budiman, didampingi Ps. Kasi Humas AIPTU Jonas Hasiholan, S.H., serta Bhabinkamtibmas Kampung Perawang Barat AIPDA Hendri Hidayat, S.H., menjadi bukti nyata keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tingkat lokal.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari para petani karena menunjukkan kehadiran Polri yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Kegiatan penjemuran jagung dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan melibatkan personel Polsek Tualang bersama anggota Kelompok Berkah Tani. Jagung pipil hasil panen yang mencapai sekitar 1,03 ton dijemur secara bertahap guna mengurangi kadar air sebelum disimpan maupun dipasarkan.
Proses penjemuran merupakan tahapan penting dalam pascapanen karena sangat menentukan kualitas hasil pertanian. Jagung yang memiliki kadar air tinggi berpotensi mengalami kerusakan, menurunkan mutu, bahkan menyebabkan kerugian bagi petani apabila tidak ditangani dengan baik.
Kanit Binmas Polsek Tualang AKP Hendra Budiman menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan yang dilakukan Polsek Tualang terhadap kelompok tani di wilayah binaannya.
“Penjemuran dilakukan secara berkala dengan pengawasan kondisi jagung agar kadar air berkurang sesuai standar, sehingga kualitas jagung tetap baik saat disimpan ataupun dipasarkan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan hasil panen petani memiliki nilai ekonomi yang optimal,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh proses budidaya dan panen, tetapi juga bagaimana hasil pertanian tersebut dikelola dengan baik hingga siap dipasarkan.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan Polsek Tualang dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk implementasi arahan pimpinan Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat serta mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga mendukung berbagai sektor yang menjadi kebutuhan masyarakat. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama dan kami siap mendampingi petani agar hasil pertanian semakin meningkat,” tegasnya.
Kehadiran personel Polsek Tualang di tengah aktivitas pertanian disambut positif oleh Kelompok Berkah Tani. Para petani menilai dukungan tersebut memberikan semangat sekaligus motivasi dalam mengembangkan sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.
Selain membantu proses penjemuran, personel Polsek Tualang juga berdialog dengan para petani mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan hasil panen, mulai dari cuaca, pemasaran, hingga teknik penyimpanan hasil pertanian agar tetap berkualitas.
Dalam kesempatan itu, petani menyampaikan harapan agar sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan sehingga program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kapolsek Tualang melalui jajarannya menegaskan bahwa pendampingan terhadap kelompok tani akan terus dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus menjadi benteng ketahanan pangan daerah. Oleh karena itu, berbagai bentuk dukungan, baik melalui edukasi, monitoring maupun pendampingan lapangan, akan terus dilakukan oleh Polsek Tualang.
“Kami berharap para petani tetap semangat mengelola lahan pertanian yang ada. Polsek Tualang akan terus hadir memberikan dukungan dan pendampingan sehingga hasil pertanian masyarakat dapat semakin meningkat serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar,” katanya.
Keberhasilan panen jagung yang mencapai lebih dari satu ton tersebut menjadi indikator positif bahwa upaya pengembangan pertanian di wilayah Kecamatan Tualang terus menunjukkan perkembangan. Dengan pengelolaan pascapanen yang baik, hasil produksi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Lebih jauh, kegiatan ini juga memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat menjadi kekuatan besar dalam mendukung program pembangunan nasional. Ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petani semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Polsek Tualang menilai bahwa pendekatan humanis melalui kegiatan sosial dan pendampingan masyarakat merupakan salah satu cara efektif dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan warga.
Dengan semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan penjemuran jagung tersebut, Polsek Tualang berharap produktivitas pertanian masyarakat terus meningkat dan mampu berkontribusi terhadap terwujudnya ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Siak.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat mewujudkan kemandirian pangan. Ketika petani sejahtera dan hasil pertanian meningkat, maka ketahanan pangan daerah dan nasional akan semakin kuat,” pungkas jajaran Polsek Tualang.
Penulis: Sudirlam
Sumber: Polsek Tualang

















