Kapolres Siak Pimpin Panen Raya Jagung, Tegaskan Komitmen Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Siak – Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, ancaman krisis pangan dunia, serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan bahan pangan yang berkelanjutan, Kabupaten Siak menunjukkan langkah nyata dalam mendukung program strategis nasional. Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dunia usaha, dan masyarakat, semangat mewujudkan ketahanan pangan terus diperkuat dari akar rumput.

Komitmen tersebut kembali terlihat dalam kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh semangat gotong royong itu dipimpin langsung oleh Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., yang hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, kelompok tani, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan perusahaan swasta yang turut mendukung program ketahanan pangan.

Panen raya tersebut bukan sekadar seremoni pertanian biasa. Di balik hamparan tanaman jagung yang menguning dan siap dipanen, tersimpan pesan besar tentang bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa menuju swasembada pangan sebagaimana tertuang dalam program prioritas nasional Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sejak awal kegiatan, suasana kebersamaan begitu terasa. Para petani, aparat kepolisian, penyuluh pertanian, hingga unsur pemerintah daerah tampak berbaur menyaksikan hasil kerja keras yang telah dilakukan selama berbulan-bulan. Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, sambutan para tokoh, hingga prosesi panen jagung secara simbolis yang menjadi puncak acara.

Namun perhatian utama tertuju kepada sosok Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, yang selama ini dikenal aktif mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan ekonomi daerah.

Dalam amanatnya, Kapolres Siak menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan semata-mata urusan petani atau pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

“Panen jagung hari ini bukan hanya tentang memetik hasil pertanian. Ini adalah simbol keberhasilan kolaborasi dan kerja keras bersama. Ketika pemerintah, Polri, dunia usaha, kelompok tani, dan masyarakat berjalan seiring, maka tidak ada target yang tidak bisa kita capai,” ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam di hadapan peserta kegiatan.

Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para petani yang selama ini merasakan langsung pendampingan dan dukungan dari berbagai pihak dalam mengembangkan lahan pertanian produktif di wilayah Kecamatan Tualang.

Polisi Hadir Tidak Hanya Menjaga Kamtibmas

Dalam beberapa tahun terakhir, peran Polri terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga hadir sebagai penggerak pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

Hal inilah yang terus ditekankan oleh AKBP Sepuh Ade Irsyam dalam berbagai kesempatan.

Menurutnya, menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui patroli atau penegakan hukum semata. Keamanan juga lahir dari masyarakat yang sejahtera, produktif, dan memiliki ketahanan ekonomi yang kuat.

“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Jika masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, ekonomi bergerak dengan baik, dan kesejahteraan meningkat, maka stabilitas sosial juga akan semakin kuat,” tegasnya.

Pandangan tersebut menjadi alasan mengapa Polres Siak secara konsisten terlibat dalam berbagai program pertanian yang bertujuan meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

Bukti Nyata Keberhasilan Kolaborasi

Panen raya kali ini dilaksanakan di lahan produktif milik Pondok Pesantren Abu Hurairo seluas satu hektare yang dikelola bersama Kelompok Tani Berkah Abu Hurairo.

Hasil panen tersebut menjadi bukti bahwa pemanfaatan lahan secara optimal mampu menghasilkan nilai ekonomi yang signifikan sekaligus mendukung ketersediaan pangan lokal.

Lebih dari sekadar angka produksi, keberhasilan ini menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan keagamaan, kelompok tani, pemerintah, dan aparat keamanan dapat menciptakan model pembangunan yang berkelanjutan.

AKBP Sepuh Ade Irsyam mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat lahan aktif seluas 5,5 hektare yang sedang dalam tahap perawatan dan pengembangan.

Lahan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang memiliki visi sama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Ini bukan akhir dari program, tetapi justru langkah awal untuk pengembangan yang lebih besar. Kami ingin memastikan bahwa keberhasilan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Siapkan Ekspansi 9 Hektare

Tidak berhenti pada capaian saat ini, Kapolres Siak juga mengumumkan rencana perluasan program pertanian yang lebih ambisius.

Sebagai bentuk keseriusan mendukung swasembada pangan nasional, Polres Siak bersama para pemangku kepentingan telah menyiapkan lahan baru seluas 9 hektare yang akan digunakan untuk program penanaman pada Kuartal III Tahun 2026.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa program ketahanan pangan yang digagas tidak bersifat sesaat atau seremonial, melainkan dirancang sebagai gerakan berkelanjutan yang memiliki target jangka panjang.

“Kami ingin menjadikan Kecamatan Tualang sebagai salah satu contoh keberhasilan pengembangan pertanian berbasis kolaborasi. Potensi lahan yang ada harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” kata AKBP Sepuh Ade Irsyam.

Menurutnya, keberhasilan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara produktif.

Adopsi Teknologi Pertanian Modern

Salah satu hal yang menarik perhatian dalam panen raya kali ini adalah penggunaan mesin pipil jagung modern yang langsung digunakan setelah proses panen.

Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi simbol perubahan pola pertanian dari sistem konvensional menuju sistem yang lebih efisien dan produktif.

Kapolres Siak menilai bahwa modernisasi pertanian merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari jika Indonesia ingin bersaing dan mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan.

“Kita harus berani berinovasi. Teknologi harus menjadi sahabat petani. Dengan alat yang tepat, hasil panen dapat meningkat dan biaya produksi bisa ditekan,” ujarnya.

Pesan tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional yang mendorong transformasi sektor pertanian melalui penggunaan teknologi modern dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Apresiasi untuk Para Petani

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Sepuh Ade Irsyam juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh petani yang telah bekerja keras mengelola lahan hingga menghasilkan panen yang membanggakan.

Menurutnya, petani merupakan garda terdepan dalam menjaga kedaulatan pangan bangsa.

“Petani adalah pahlawan pangan. Mereka bekerja dalam diam, menghadapi berbagai tantangan cuaca dan kondisi lapangan, namun hasil kerja mereka menjadi penopang kehidupan jutaan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para penyuluh pertanian, perusahaan mitra, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh personel yang telah terlibat dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

Pesan Bijak Kapolres Siak

Di akhir sambutannya, AKBP Sepuh Ade Irsyam menyampaikan pesan yang sarat makna mengenai pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Menurutnya, keberhasilan besar selalu lahir dari kerja sama dan kepedulian terhadap sesama.

“Jangan pernah meremehkan kekuatan gotong royong. Apa yang kita lihat hari ini adalah bukti bahwa kebersamaan mampu mengubah lahan menjadi sumber kehidupan, mengubah harapan menjadi kenyataan, dan mengubah tantangan menjadi peluang,” ungkapnya.

Ia berharap keberhasilan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Siak untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai kekuatan ekonomi daerah.

Lebih jauh lagi, Kapolres berharap gerakan ketahanan pangan yang dibangun secara kolaboratif ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap cita-cita besar Indonesia menuju kemandirian pangan nasional.

Panen raya yang berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan itu akhirnya menjadi lebih dari sekadar kegiatan pertanian. Di balik setiap tongkol jagung yang dipanen, tersimpan harapan tentang masa depan bangsa yang lebih mandiri, lebih kuat, dan lebih sejahtera.

Dan di tengah semangat itu, sosok Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar tampil sebagai salah satu penggerak yang terus mendorong lahirnya kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang pangan.

Berita Terkait

Herry Heryawan–Donny Eko, Gerak Cepat Lawan Karhutla dan Lindungi Masyarakat 
AKBP Sepuh Bersama Kompol Teguh, Garda Swasembada Pangan Siak
Misi Kapolda Riau Tembus Kuala Selat, AKBP Donny Kawal Ekspedisi Merah Putih
AKBP Sepuh Gebrak Swasembada Pangan, Polsek Tualang Kawal Jagung dari Tanam hingga Panen
Merah Putih Menggema, AKBP Hidayat Perdana Perkuat Nasionalisme di Kuansing
Herry Heryawan dan Misi Besar Pangan Riau: Juara Hari Ini, Siap Hadapi Krisis Global
Satu Pekan Penuh Aksi Nyata, AKBP Hidayat Perdana Tunjukkan Kepemimpinan Tegas, Bijaksana dan Humanis di Kuansing
Sepekan Penuh Aksi! AKBP Donny Eko Listianto Turun Ke Garis Depan, Jaga Rakyat, Lindungi Alam Inhil
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:32 WITA

Herry Heryawan–Donny Eko, Gerak Cepat Lawan Karhutla dan Lindungi Masyarakat 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:53 WITA

AKBP Sepuh Bersama Kompol Teguh, Garda Swasembada Pangan Siak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:47 WITA

Misi Kapolda Riau Tembus Kuala Selat, AKBP Donny Kawal Ekspedisi Merah Putih

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:02 WITA

AKBP Sepuh Gebrak Swasembada Pangan, Polsek Tualang Kawal Jagung dari Tanam hingga Panen

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Herry Heryawan dan Misi Besar Pangan Riau: Juara Hari Ini, Siap Hadapi Krisis Global

Berita Terbaru