INDRAGIRI HILIR – Semangat pengabdian Polri kepada masyarakat kembali ditunjukkan secara nyata oleh jajaran Polres Indragiri Hilir dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Tidak hanya fokus pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Inhil juga menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup serta kesejahteraan warga melalui kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove, aksi bersih sungai, pelayanan kesehatan gratis, hingga penyaluran bantuan sosial di Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., yang hadir bersama unsur Forkopimda, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa, serta ratusan warga yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan sosial dan lingkungan tersebut.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kali ini menjadi bukti bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan sosial dan pelestarian lingkungan di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Kabupaten Indragiri Hilir Ahmad Subagio, L.C., Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Siska Oktavia, perwakilan dari berbagai organisasi perangkat daerah seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, Camat Gaung Fauziah, S.K.M., M.K.M., Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto, Danposramil Gaung Pelda Tota Simbolon, Kepala Desa Terusan Kempas Agus Syahroni, serta personel Polres Inhil dan Polsek Gaung.
Sejak pagi, suasana kebersamaan dan gotong royong tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Diawali dengan aksi bersih-bersih sungai yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat pesisir, personel Polri bersama masyarakat bahu-membahu mengangkat sampah dan membersihkan aliran sungai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Aksi tersebut kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Terusan Kempas. Kehadiran hutan mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah abrasi pantai, menahan intrusi air laut, sekaligus menjadi benteng alami menghadapi perubahan iklim.
Di bawah terik matahari, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora terlihat turun langsung menanam bibit mangrove bersama warga. Kehadirannya di tengah masyarakat mendapat sambutan hangat sekaligus menjadi simbol bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar slogan, melainkan tindakan nyata yang harus dilakukan bersama.
Dalam sambutannya, AKBP Farouk Oktora menegaskan bahwa kegiatan Green Policing merupakan implementasi nyata dari komitmen Polri dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan hidup.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial memperingati Hari Bhayangkara. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kita bersama untuk menjaga alam yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. Mangrove yang kita tanam hari ini adalah investasi lingkungan untuk generasi mendatang,” ujar AKBP Farouk Oktora.
Menurutnya, kawasan pesisir Kabupaten Indragiri Hilir memiliki karakteristik yang sangat bergantung pada keberadaan ekosistem mangrove. Karena itu, menjaga dan memperluas kawasan hijau menjadi bagian penting dari upaya mitigasi bencana sekaligus perlindungan terhadap sumber penghidupan masyarakat.
“Kita ingin membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tugas bersama. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga alam agar tetap lestari dan memberikan manfaat bagi kehidupan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa konsep Green Policing yang dijalankan Polres Inhil merupakan bentuk pendekatan humanis yang mengintegrasikan tugas kepolisian dengan upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, ancaman terhadap lingkungan hidup pada akhirnya juga dapat berdampak terhadap stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, langkah pencegahan melalui penghijauan dan edukasi lingkungan menjadi bagian penting dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Selain kegiatan penghijauan, Polres Inhil juga menghadirkan berbagai layanan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui Klinik Apung Polres Inhil, masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disambut antusias oleh warga. Kehadiran fasilitas kesehatan bergerak tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perairan dan memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan umum, konsultasi kesehatan, hingga edukasi mengenai pola hidup sehat kepada masyarakat yang hadir.
Tidak hanya itu, perhatian terhadap dunia pendidikan juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Melalui program perpustakaan apung, Polres Inhil bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir menyalurkan bantuan alat tulis sekolah kepada para pelajar.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar anak-anak sekaligus mendorong terciptanya generasi muda yang cerdas dan berkarakter.
Kapolres Inhil menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi masa depan bangsa yang harus mendapat perhatian bersama.
“Anak-anak adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa. Kita ingin mereka tumbuh dengan semangat belajar yang tinggi serta mendapatkan dukungan yang memadai untuk meraih cita-citanya,” ungkap AKBP Farouk Oktora.
Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu juga diwujudkan melalui penyaluran berbagai bantuan sosial. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Indragiri Hilir menyalurkan lima paket Family Kit kepada warga yang membutuhkan.
Sementara itu, Baznas Kabupaten Indragiri Hilir memberikan santunan uang tunai kepada lima orang penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang memerlukan dukungan ekonomi.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kapolres Inhil bersama unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan yang hadir.
Bagi masyarakat Desa Terusan Kempas, bantuan tersebut tidak hanya bernilai material, tetapi juga menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga sosial.
Kepala Desa Terusan Kempas Agus Syahroni menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Polres Inhil kepada masyarakat desa yang dipimpinnya.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi warga, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolres Inhil dan seluruh pihak yang telah memilih Desa Terusan Kempas sebagai lokasi kegiatan Hari Bhayangkara. Ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dan mempererat kebersamaan,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan sejumlah tokoh masyarakat yang hadir. Mereka menilai pendekatan humanis yang dilakukan Polres Inhil mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Di tengah berbagai tantangan sosial dan lingkungan yang dihadapi daerah pesisir, kehadiran Polri melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dinilai memberikan dampak positif yang nyata.
Bagi AKBP Farouk Oktora, keberhasilan menjaga keamanan tidak dapat dipisahkan dari terbangunnya kesejahteraan masyarakat dan terpeliharanya lingkungan hidup.
Karena itu, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen bangsa harus terus diperkuat.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus bergerak bersama. Ketika lingkungan terjaga, masyarakat sehat, pendidikan berjalan baik, dan solidaritas sosial tumbuh kuat, maka stabilitas keamanan juga akan semakin kokoh,” tutur Kapolres.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir untuk menjadikan momentum Hari Bhayangkara ke-80 sebagai pengingat pentingnya semangat gotong royong dalam membangun daerah.
“Kami berharap bibit mangrove yang ditanam hari ini akan tumbuh menjadi benteng kehidupan bagi masyarakat pesisir. Begitu pula bantuan yang diberikan hari ini semoga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus optimis menghadapi berbagai tantangan. Mari kita rawat kebersamaan ini demi masa depan Indragiri Hilir yang lebih baik,” pesan AKBP Farouk Oktora.
Melalui kegiatan Green Policing dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan wajah Polri yang presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai sahabat masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat.
Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi momentum yang bermakna, ketika pengabdian kepada bangsa diwujudkan melalui tindakan nyata: menjaga alam, menguatkan masyarakat, dan menanam harapan bagi generasi masa depan. Di bawah kepemimpinan AKBP Farouk Oktora, Polres Inhil membuktikan bahwa pengabdian terbaik bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

















