PERAWANG | Kliknusa.id – Komitmen membangun generasi muda yang sehat, disiplin, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika terus diperkuat jajaran Polsek Tualang bersama Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Siak melalui kegiatan Dikmas dan penyuluhan pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan narkotika sekaligus edukasi tertib berlalu lintas kepada pelajar SMKS YPPI Tualang, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di SMKS YPPI Tualang KPR I, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak itu diikuti sebanyak 268 siswa-siswi bersama para guru dan tenaga pendidik. Program tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dan LAN Siak dalam membentengi pelajar dari ancaman narkoba serta meningkatkan kesadaran disiplin berlalu lintas sejak usia dini.
kegiatan penyuluhan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian, lembaga anti narkotika, sekolah, dan tokoh agama dalam membangun ketahanan moral generasi muda di tengah maraknya ancaman penyalahgunaan narkotika dan meningkatnya pelanggaran lalu lintas di kalangan remaja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Amrizal, Kapolsek Tualang yang diwakili oleh IPTU Sugeng Mishari, S.H., AIPTU Jonas Hasiholan, S.H., narasumber narkoba Sri Rahayu Harahap, SE., S.H., Kepala Sekolah Yuniarti, S.Pd., Pengurus LAN bidang agama Drs. KH. Chairul Ahyar, personel Polsek Tualang, serta dewan guru dan siswa-siswi SMKS YPPI Tualang.
Dalam penyuluhan tersebut, IPTU Sugeng Mishari memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, dampak hukum, risiko kesehatan, serta ancaman serius terhadap masa depan generasi muda.
Selain itu, para siswa juga diberikan edukasi mengenai pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas sebagai upaya menciptakan keselamatan bersama di jalan raya.
“Pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga dan dibekali pemahaman sejak dini tentang bahaya narkoba serta pentingnya tertib berlalu lintas. Dengan edukasi ini diharapkan para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika,” ujar IPTU Sugeng Mishari mewakili Kapolsek Tualang.
Ketua LAN Kabupaten Siak, Amrizal, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja menjadi ancaman serius yang harus dicegah secara bersama-sama melalui edukasi dan penguatan moral.
“Narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan generasi muda. Karena itu, kita semua harus bergerak bersama memberikan pemahaman, pendampingan, dan pengawasan agar anak-anak kita tidak terjerumus,” tegas Amrizal.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Polsek Tualang dan pihak sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan edukatif tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi Polsek Tualang dan pihak sekolah yang memiliki kepedulian besar terhadap masa depan pelajar. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan berintegritas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMKS YPPI Tualang, Yuniarti, menyampaikan bahwa pihak sekolah menyambut baik kegiatan penyuluhan tersebut karena memberikan manfaat besar bagi para siswa.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa semakin memahami dampak buruk narkoba dan pentingnya disiplin berlalu lintas. Edukasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh generasi muda,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, narasumber narkoba Sri Rahayu Harahap juga menjelaskan berbagai modus penyalahgunaan narkotika yang saat ini banyak menyasar kalangan remaja dan pelajar.
Ia mengingatkan bahwa rasa ingin tahu dan pergaulan yang salah sering menjadi pintu awal penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda.
“Jangan pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun. Sekali terjerumus, dampaknya sangat besar bagi kesehatan, pendidikan, masa depan, bahkan kehidupan keluarga,” pesannya.
Pengurus LAN bagian agama, KH. Chairul Ahyar, turut memberikan pesan moral dan keagamaan kepada para siswa agar menjauhi perbuatan yang merusak diri sendiri dan lingkungan.
“Agama mengajarkan kita menjaga diri dari hal-hal yang membahayakan. Masa depan kalian sangat berharga, jangan rusak hanya karena narkoba atau perilaku yang melanggar aturan,” ujarnya.
Selain edukasi narkoba, materi tertib berlalu lintas juga menjadi perhatian penting dalam kegiatan tersebut. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm, melengkapi surat kendaraan, dan menjaga keselamatan saat berkendara.
Polsek Tualang menilai bahwa pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar masih menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian serius karena berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan antusias dari para siswa. Banyak pelajar aktif bertanya mengenai dampak hukum penyalahgunaan narkotika dan aturan lalu lintas yang benar.
Dari hasil kegiatan tersebut, para siswa memahami dampak negatif penyalahgunaan narkotika dari sisi hukum, kesehatan, dan masa depan. Selain itu, kesadaran tertib berlalu lintas juga meningkat, sekaligus mempererat komunikasi antara kepolisian dan pihak sekolah.
Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat Polsek Tualang bersama LAN Kabupaten Siak dalam membangun generasi muda yang sehat, disiplin, dan bebas dari pengaruh negatif narkoba.
Sebagai penutup, IPTU Sugeng Mishari kembali mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, dan mampu menjaga diri dari pengaruh buruk lingkungan.
“Jadilah generasi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan bangsa. Jauhi narkoba, taati aturan lalu lintas, dan fokus meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Dengan adanya kegiatan penyuluhan tersebut, diharapkan kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba dan pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan berprestasi.
Penulis: Sudirlam
Sumber:Humas Polsek Tualang

















