SIAK – Komitmen membangun generasi muda yang berkarakter, taat hukum, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan terus ditunjukkan jajaran Polres Siak. Melalui Seksi Hukum (Sikum), Polres Siak menggelar sosialisasi hukum sekaligus program Green Policing di Pondok Pesantren Darul Hadist Sultan Yahya Siak, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ponpes Darul Hadist Sultan Yahya tersebut dihadiri Wakapolres Siak Kompol Akira Ceria, S.I.K., M.M., perwakilan Bagian Hukum Setda Kabupaten Siak Yulianti Sembiring, S.H., Sekretaris Yayasan Ponpes Ustadz Ihsan Taufiqi Ramli, S.Sy, pimpinan ponpes KH Saepudin Zohri, Lc., M.E., serta personel Polres Siak dan majelis guru.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan serta penanaman pohon oleh Wakapolres Siak sebagai simbol implementasi program Green Policing, sebuah gerakan Polri yang menekankan kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus mengedukasi masyarakat agar menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembukaan, pembacaan doa, sambutan dari pihak yayasan, penyampaian materi penyuluhan hukum, hingga sesi dialog interaktif bersama para santri yang berlangsung penuh antusias.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar dalam arahannya melalui Waka Polres Siak Kompol Akira Ceria menegaskan, bahwa pendidikan hukum kepada generasi muda merupakan investasi penting untuk masa depan bangsa. Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
“Santri adalah generasi penerus bangsa yang dibekali ilmu agama, akhlak, dan nilai-nilai kebaikan. Kami berharap para santri juga menjadi teladan dalam menaati hukum, menjaga ketertiban, serta merawat alam sebagai amanah dari Allah SWT. Kepatuhan terhadap hukum dan kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral kita bersama,” ujarnya .
Ia juga menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kesadaran hukum yang humanis dan berintegritas.
“Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk para santri. Kami ingin membangun kesadaran bahwa hukum bukan untuk ditakuti, tetapi dipahami dan dijalankan demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan berkeadilan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wakapolres Siak Kompol Akira Ceria menambahkan dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran santri sebagai agen perubahan yang mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
“Santri bukan hanya belajar ilmu agama, tetapi juga dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan. Karena itu kami mengajak para santri untuk menjadi pelopor kedisiplinan, menjauhi perbuatan melanggar hukum, serta menjaga lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan keimanan,” ungkap Kompol Akira Ceria.
Ia juga menyampaikan bahwa melalui program Green Policing, Polri ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan bagian dari menjaga kehidupan manusia.
“Menanam pohon hari ini adalah menanam harapan untuk masa depan. Ketika kita menjaga alam, sesungguhnya kita sedang menjaga keberlangsungan hidup generasi mendatang,” tuturnya dengan penuh pesan moral.
Dalam kegiatan tersebut, para santri juga mendapatkan materi penyuluhan mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak serta etika berlalu lintas di jalan raya yang disampaikan oleh Kanit Regident Satlantas Polres Siak Ipda Ariawan Karim Siregar, S.H. dan Banit PPA Satreskrim Polres Siak Aiptu Leonard Pakpahan, S.H.
Pihak Pondok Pesantren Darul Hadist Sultan Yahya melalui Sekretaris Yayasan Ustadz Ihsan Taufiqi Ramli menyampaikan apresiasi kepada Polres Siak atas kepedulian dan perhatian terhadap para santri melalui kegiatan edukatif tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Polres Siak yang memberikan edukasi hukum kepada para santri. Ini menjadi bekal penting bagi mereka agar memahami aturan, menjauhi kekerasan, serta memiliki kesadaran berlalu lintas dan kepedulian sosial yang baik,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan, ditandai dengan antusiasme para santri yang aktif mengikuti sesi diskusi serta menyampaikan berbagai pertanyaan seputar hukum dan kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polres Siak berharap nilai-nilai ketaatan hukum, kepedulian lingkungan, serta akhlak mulia dapat semakin tertanam kuat di kalangan generasi muda, khususnya para santri sebagai calon pemimpin masa depan bangsa.

















