Hoky Tegaskan Peran Strategis APTIKNAS: Enam Program Besar Siap Perkuat Ekosistem Digital Indonesia

Senin, 16 Maret 2026 - 11:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta – Komitmen memperkuat kedaulatan teknologi dan mempercepat pembangunan ekonomi digital nasional kembali ditegaskan oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Ir. Soegiharto Santoso, SH atau yang akrab disapa Hoky.

Dalam audiensi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Jakarta pada 12 Maret 2026, Hoky memaparkan enam program strategis APTIKNAS yang dirancang untuk memperkuat ekosistem digital nasional sekaligus mendorong Indonesia menjadi pemain utama dalam ekonomi digital global.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan dihadiri berbagai asosiasi industri digital, di antaranya Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), serta Badan Ekosistem Digital KADIN Indonesia.

Hoky hadir didampingi Wakil Ketua Umum III Bidang Kerja Sama, Event, dan Hubungan Internasional Andi Mulja Tanudiredja serta Ketua Komtap Kerja Sama & Event Aditya Adiguna.

APTIKNAS Dorong Ekosistem Digital Berdaulat

Dalam pemaparannya, Hoky menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar tren teknologi, melainkan fondasi penting bagi masa depan ekonomi Indonesia.

Menurutnya, perkembangan teknologi harus dibarengi dengan kesiapan nasional dalam menjaga keamanan siber, perlindungan data, serta penguatan talenta digital.

 “Digitalisasi telah membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Namun kita juga harus waspada terhadap berbagai risiko seperti penipuan digital, serangan siber, hingga kejahatan berbasis teknologi. Karena itu, penguatan keamanan siber dan kepercayaan digital adalah fondasi penting bagi ekosistem ekonomi digital yang sehat dan berkelanjutan,” tegas Hoky.

Hoky yang juga menjabat Ketua Umum DPP APKOMINDO, Sekretaris Jenderal PERATIN, serta Wakil Ketua Umum DPP SPRI menegaskan bahwa APTIKNAS membawa semangat panjang industri teknologi nasional yang telah berkembang sejak transformasi dari APKOMINDO yang berdiri pada 1991.

Enam Program Strategis APTIKNAS

Dalam audiensi tersebut, APTIKNAS memaparkan enam inisiatif besar yang diharapkan dapat dikolaborasikan dengan pemerintah.

Program pertama adalah National Cybersecurity Connect 2026, forum nasional keamanan siber yang akan digelar 28–29 Oktober 2026 di Jakarta. Event ini mempertemukan pemerintah, industri teknologi, akademisi, dan komunitas keamanan siber untuk memperkuat kesiapan nasional menghadapi ancaman digital.

Program kedua adalah ASOCIO Digital AI Summit 2026 dan ASOCIO Digital AI Award yang akan berlangsung pada 29–31 Juli 2026 di Jakarta. Forum internasional ini diperkirakan dihadiri sekitar 800 delegasi dari 24 negara anggota ASOCIO, menjadikannya salah satu ajang kolaborasi teknologi terbesar di kawasan Asia-Oceania.

Program ketiga adalah Indonesia Game Experience, inisiatif untuk mendorong pertumbuhan industri gim nasional melalui pameran dan kolaborasi yang akan digelar di lima kota besar.

Untuk memperkuat ekosistem konten digital, APTIKNAS juga menggagas Asosiasi Games dan Konten Digital Indonesia (AGKDI) guna memperkuat industri kreatif berbasis teknologi.

Program keempat adalah Warkop Digital, konsep pemberdayaan masyarakat yang memadukan budaya warung kopi dengan ruang belajar teknologi dan inovasi digital di berbagai daerah.

Program kelima berupa Roadshow Teknologi di 10 Kota, yang bertujuan memperluas literasi teknologi serta memperkuat kesadaran akan keamanan data dan kedaulatan digital nasional.

Sedangkan program keenam adalah pengembangan Mall APTIKNAS, sebuah platform digital marketplace yang dirancang sebagai pusat kolaborasi industri teknologi, startup, UMKM digital, serta pelaku ekonomi kreatif dalam satu ekosistem terpadu.

Komitmen Kebangsaan dalam Pembangunan Digital

Dalam pernyataannya, Hoky menegaskan bahwa pembangunan teknologi harus berjalan seiring dengan semangat kebangsaan dan kepedulian sosial.

Kemajuan teknologi harus menjadi alat untuk memperkuat kemandirian bangsa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kita ingin Indonesia bukan hanya menjadi pasar teknologi, tetapi menjadi produsen inovasi digital dunia yang lahir dari kreativitas anak bangsa,” ujar Hoky.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi nasional antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas.

“APTIKNAS percaya bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh kemampuan kita membangun ekosistem teknologi yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. Ketika teknologi dimanfaatkan dengan integritas, semangat gotong royong, dan kepedulian sosial, maka digitalisasi akan menjadi kekuatan besar untuk mempercepat pembangunan negara,” lanjutnya.

Pemerintah Apresiasi Inisiatif Industri

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang dipaparkan APTIKNAS dan asosiasi industri lainnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi.

“Kami sangat mengapresiasi berbagai inisiatif yang disampaikan oleh asosiasi industri. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat pengembangan talenta digital, memperluas akses pasar, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif nasional,” ujarnya.

Audiensi tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat kementerian, termasuk Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam.

Indonesia Menuju Kekuatan Digital Global

Diskusi yang berlangsung konstruktif tersebut menghasilkan kesepahaman bahwa Indonesia harus mempercepat pembangunan ekosistem digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat global.

Bagi Hoky dan APTIKNAS, kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun kedaulatan teknologi nasional sekaligus memperluas peran Indonesia dalam ekonomi digital dunia.

“Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem digital nasional yang kuat, aman, dan berkelanjutan. Dengan sinergi nasional, Indonesia memiliki potensi besar untuk tampil sebagai salah satu kekuatan utama dalam ekonomi digital global,” pungkas Hoky.

Berita Terkait

Kolaborasi Dispenal dan ITL Trisakti Diseminasi Informasi
DR. FACHRUL RAZI: AMERIKA SUDAH MENEMUKAN POTENSI MIGAS DAN EMAS DI INDONESIA TERMASUK DI ACEH SEJAK TAHUN 1960
Hak Jawab, Somasi, dan Akuntabilitas Publik: Bedah Yuridis atas Sengketa Pemberitaan Martin Manoluk, Putri Arum dan Agung Nugroho
Menakar Keadilan di Bumi Lancang Kuning: Surat Audiensi Evi Friska dan Kritik Keras Wilson Lalengke Terhadap Polri
Terbongkarnya Dugaan Pencurian Kabel PT Telkom, Berawal dari Temuan Tim PPWI di Lampung Timur
Membuka Tabir ‘Ijazah Jokowi’: Wilson Lalengke Titip Buku Refleksi untuk Mantan Presiden Joko Widodo
Pesan Kejujuran Buku “Ijazah Jokowi” Karya Wilson Lalengke Terus Bergulir ke Tokoh Nasional dan Internasional
Sampah Menggunung di Cengkareng Barat, Warga Pertanyakan Koordinasi Pengurus Lingkungan dan Respons Penanganan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:11 WITA

Kolaborasi Dispenal dan ITL Trisakti Diseminasi Informasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:08 WITA

DR. FACHRUL RAZI: AMERIKA SUDAH MENEMUKAN POTENSI MIGAS DAN EMAS DI INDONESIA TERMASUK DI ACEH SEJAK TAHUN 1960

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:04 WITA

Hak Jawab, Somasi, dan Akuntabilitas Publik: Bedah Yuridis atas Sengketa Pemberitaan Martin Manoluk, Putri Arum dan Agung Nugroho

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59 WITA

Menakar Keadilan di Bumi Lancang Kuning: Surat Audiensi Evi Friska dan Kritik Keras Wilson Lalengke Terhadap Polri

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WITA

Terbongkarnya Dugaan Pencurian Kabel PT Telkom, Berawal dari Temuan Tim PPWI di Lampung Timur

Berita Terbaru