Hoky Tegaskan Kedaulatan Data di Roadshow AI Bali

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Judul:

BALI – Transformasi digital nasional terus dipacu melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan teknologi. Yorindo Communication bersama APTIKNAS dan APKOMINDO menggelar workshop bertajuk “AI Driven Secure & Efficient: Engineering the Digital Transformation Blueprint” di Hotel Harris Sunset Road, Bali, pada 5 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari roadshow nasional di 10 kota sepanjang Januari–Juni 2026 yang bertujuan memperkuat kesiapan industri Indonesia dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan siber di tengah pesatnya digitalisasi.

Workshop menghadirkan narasumber utama Drs. Slamet Aji Pamungkas, M.Eng., Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN RI, yang memaparkan perkembangan ancaman siber global serta pentingnya penguatan sistem perlindungan infrastruktur digital di sektor industri.

Sorotan utama kegiatan ini datang dari Ketua Umum APKOMINDO dan APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, SH. (Hoky) yang juga menjabat Sekretaris Jenderal PERATIN dan Wakil Ketua Umum DPP SPRI. Dalam arahannya, Hoky menegaskan bahwa transformasi digital harus berjalan seiring dengan kesadaran kuat terhadap kedaulatan data nasional.

Menurutnya, di tengah masifnya penggunaan teknologi cloud dan AI, para pemimpin transformasi digital di Indonesia harus memiliki pemahaman strategis terkait pengelolaan dan keamanan data.

“Transformasi digital bukan sekadar adopsi teknologi terbaru, tetapi juga soal tanggung jawab menjaga kedaulatan data bangsa. Para Digital Transformation Leaders harus memahami di mana data disimpan, siapa yang mengelola, serta memilih infrastruktur yang menjamin keamanan dan kemandirian digital nasional,” tegas Hoky.

Ia menambahkan, organisasi maupun perusahaan perlu memiliki strategi jelas antara membangun infrastruktur on-premise atau menggunakan cloud lokal, agar pengelolaan aset informasi tetap berada dalam kendali nasional.

“Kita tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi global. Indonesia harus mampu membangun ekosistem digital yang kuat, aman, dan berdaulat sehingga transformasi digital benar-benar memberikan manfaat strategis bagi bangsa,” ujarnya dengan nada tegas.

Dalam sesi workshop, berbagai solusi teknologi juga diperkenalkan kepada peserta, termasuk dari Sawah Cybersecurity yang memaparkan pendekatan keamanan siber modern dengan kolaborasi global antara Belanda, Indonesia, dan Jepang.

Selain itu, PT Smartnetindo turut memperkenalkan solusi end-to-end infrastruktur digital yang dirancang untuk mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor industri.

Sesi implementasi teknologi AI menjadi salah satu bagian yang paling menarik perhatian peserta. Agus Dedi Supriyadi, Direktur SMARTPULS sekaligus Ketua DPD APTIKNAS dan APKOMINDO Bekasi, menampilkan demonstrasi penggunaan AI automation melalui platform n8n yang mampu mengintegrasikan berbagai sistem dan aplikasi lintas platform secara otomatis untuk meningkatkan efisiensi operasional bisnis.

Workshop ini dihadiri lebih dari 100 peserta dari berbagai sektor strategis di Bali, mulai dari manajemen rumah sakit, industri manufaktur, perhotelan, institusi pendidikan, hingga profesional teknologi informasi.

Sejumlah organisasi industri juga turut hadir, di antaranya APINDO Bali, Profit IT Bali, ARSSI Bali, dan PERSI Bali, bersama komunitas teknologi serta perusahaan IT yang aktif dalam pengembangan transformasi digital.

Acara turut dihadiri I Wayan Semarajaya (Ketua DPD APTIKNAS Bali) dan Widyan Prasetyo (Plt. Ketua DPD APKOMINDO Bali) yang memberikan sambutan kepada para peserta.

Hadir pula sejumlah tokoh penting seperti Selvianti Joenoes, SH., MH. (Ketua DPD PERATIN Bali), Ni Made Sari (Direktur PT Masterdata Bali), serta jajaran pengurus DPP APTIKNAS termasuk Andy Febrico Bintaro, Yuliasiane Sulistiyawati, dan Hartanto Sutardja yang memperkaya diskusi melalui perspektif teknologi, bisnis, dan hukum digital.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi networking dan berbuka bersama yang dimanfaatkan para peserta untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber serta vendor teknologi mengenai implementasi solusi digital di masing-masing organisasi.

Melalui roadshow nasional ini, Yorindo Communication bersama APTIKNAS dan APKOMINDO berharap dapat memperkuat ekosistem teknologi nasional serta mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence yang aman, efisien, dan berkelanjutan bagi dunia industri di Indonesia.

Berita Terkait

Kolaborasi Dispenal dan ITL Trisakti Diseminasi Informasi
DR. FACHRUL RAZI: AMERIKA SUDAH MENEMUKAN POTENSI MIGAS DAN EMAS DI INDONESIA TERMASUK DI ACEH SEJAK TAHUN 1960
Hak Jawab, Somasi, dan Akuntabilitas Publik: Bedah Yuridis atas Sengketa Pemberitaan Martin Manoluk, Putri Arum dan Agung Nugroho
Menakar Keadilan di Bumi Lancang Kuning: Surat Audiensi Evi Friska dan Kritik Keras Wilson Lalengke Terhadap Polri
Terbongkarnya Dugaan Pencurian Kabel PT Telkom, Berawal dari Temuan Tim PPWI di Lampung Timur
Membuka Tabir ‘Ijazah Jokowi’: Wilson Lalengke Titip Buku Refleksi untuk Mantan Presiden Joko Widodo
Pesan Kejujuran Buku “Ijazah Jokowi” Karya Wilson Lalengke Terus Bergulir ke Tokoh Nasional dan Internasional
Sampah Menggunung di Cengkareng Barat, Warga Pertanyakan Koordinasi Pengurus Lingkungan dan Respons Penanganan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:11 WITA

Kolaborasi Dispenal dan ITL Trisakti Diseminasi Informasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:08 WITA

DR. FACHRUL RAZI: AMERIKA SUDAH MENEMUKAN POTENSI MIGAS DAN EMAS DI INDONESIA TERMASUK DI ACEH SEJAK TAHUN 1960

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:04 WITA

Hak Jawab, Somasi, dan Akuntabilitas Publik: Bedah Yuridis atas Sengketa Pemberitaan Martin Manoluk, Putri Arum dan Agung Nugroho

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59 WITA

Menakar Keadilan di Bumi Lancang Kuning: Surat Audiensi Evi Friska dan Kritik Keras Wilson Lalengke Terhadap Polri

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WITA

Terbongkarnya Dugaan Pencurian Kabel PT Telkom, Berawal dari Temuan Tim PPWI di Lampung Timur

Berita Terbaru