PURWAKARTA – Transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) kian menjadi kebutuhan mendesak bagi sektor industri nasional. Menjawab tantangan tersebut, Yorindo Communication bersama APKOMINDO, APTIKNAS, dan APINDO Purwakarta menggelar workshop strategis bertajuk “AI-Driven: Secure & Efficient for Future Industry” di Hotel Prime Plaza Purwakarta, 28 April 2026.
Kegiatan ini menjadi titik penting dalam rangkaian roadshow nasional di 10 kota, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mendorong efisiensi industri melalui pemanfaatan teknologi AI yang aman, terintegrasi, dan berkelanjutan. Purwakarta menjadi kota ke-5 dalam agenda strategis ini, yang menyasar percepatan kesiapan sektor manufaktur menghadapi era digital berbasis kecerdasan buatan.
Workshop ini tidak sekadar forum diskusi, melainkan platform konkret untuk membangun blueprint transformasi digital nasional. Berbagai aspek krusial dibahas secara komprehensif, mulai dari kebijakan, keamanan siber, infrastruktur digital, hingga implementasi AI yang aplikatif di lapangan.
Kegiatan dibuka oleh Agus Dedi Supriyadi, Direktur SmartPlus sekaligus Ketua APKOMINDO dan APTIKNAS DPD Bekasi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pelaku industri dan vendor teknologi lokal guna menciptakan kemandirian teknologi nasional yang kuat dan berdaya saing.
Sementara itu, Ketua Umum APKOMINDO dan Ketua Umum APTIKNAS, Soegiharto Santoso atau yang akrab disapa Hoky, meski berhalangan hadir, tetap memberikan arahan strategis melalui perwakilan Sekretaris Jenderal APTIKNAS, Fanky Christian.
Dalam pernyataannya, Hoky menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kolaborasi lintas asosiasi dan industri yang dinilainya sebagai langkah konkret memperkuat fondasi transformasi digital nasional.
“Saya mengapresiasi sinergi luar biasa antara asosiasi, pelaku industri, dan mitra teknologi dalam workshop ini. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata membangun ekosistem digital Indonesia yang mandiri dan berintegritas,” tegas Hoky.
Ia juga memberikan pesan tegas dan penuh integritas kepada seluruh pemangku kepentingan agar tidak terjebak pada euforia teknologi semata tanpa kesiapan fundamental.
“Transformasi digital harus dibangun di atas fondasi yang kokoh bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi kesiapan infrastruktur, keamanan, dan tata kelola yang transparan. Tanpa itu, kita hanya menciptakan sistem yang tidak terkendali dan berisiko tinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hoky menekankan pentingnya integritas dalam setiap proses digitalisasi, terutama dalam penerapan AI di sektor industri.
“AI harus menjadi alat untuk meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan, bukan menciptakan ketergantungan atau kerentanan baru. Karena itu, saya mengingatkan seluruh pelaku industri untuk mengedepankan prinsip keamanan, transparansi, dan kedaulatan data,” pesannya.
Ia juga menyampaikan harapan besar agar kegiatan seperti ini terus diperluas ke berbagai daerah sebagai upaya pemerataan literasi dan implementasi teknologi.
“Saya berharap roadshow ini menjadi gerakan nasional yang berkelanjutan. Kita ingin industri Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pemain utama yang mampu menciptakan inovasi sendiri,” tambahnya.
Dari sisi keamanan siber, workshop turut menghadirkan perwakilan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI, Slamet Aji Pamungkas, yang memaparkan tantangan ancaman siber di era AI. Ia menyoroti fenomena AI vs AI serta pentingnya penerapan Autonomous Cyber Defense dalam menjaga ketahanan sistem digital nasional secara real-time.
Dukungan juga datang dari sektor industri teknologi, termasuk PT Perdana Jatipura yang menghadirkan solusi Secure & Efficient Document Workflow guna meningkatkan efisiensi pengelolaan dokumen perusahaan.
Ketua APINDO Purwakarta, Gatot Prasetyoko, dalam sambutan penutupnya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini yang tengah menghadapi tekanan efisiensi dan disrupsi teknologi.
Memasuki sesi praktik, suasana workshop semakin hidup ketika peserta diajak langsung membangun sistem AI menggunakan platform n8n. Pendekatan praktis ini memberikan pengalaman nyata bagi peserta dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses bisnis, mulai dari otomasi HRD hingga integrasi IoT di lini produksi.
Antusiasme tinggi peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab menjadi indikator kuat bahwa kebutuhan terhadap solusi transformasi digital yang aplikatif semakin mendesak.
Sebagai bagian dari gerakan nasional, roadshow ini akan berlanjut ke Tangerang pada 7 Mei 2026 di Hotel Aston Cimone Tangerang, dengan target menjangkau lebih banyak pelaku industri di berbagai daerah.
Seluruh rangkaian kegiatan ini diselenggarakan tanpa dipungut biaya, sebagai bentuk komitmen dalam mendorong inklusivitas transformasi digital di Indonesia.
Dengan kolaborasi erat antara asosiasi, pemerintah, dan pelaku industri, workshop ini diyakini menjadi katalisator penting dalam membangun ekosistem digital nasional yang tidak hanya efisien, tetapi juga aman, berintegritas, dan berdaya saing global.

















