Revitalisasi SMKN 1 Makassar Disorot, Dana Miliaran Diminta Diusut

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Lintas Mahasiswa di halaman Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu, 25 Februari 2026.

Koalisi Lintas Mahasiswa di halaman Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu, 25 Februari 2026.

MAKASSAR, — Sorotan tajam berdengung dengan mengarah pada penggunaan dana revitalisasi di SMK Negeri 1 Makassar, Sulawesi Selatan. Proyek bernilai miliaran rupiah yang bersumber dari APBN itu ditengarai menyisakan berbagai persoalan, sehingga didesak untuk diusut tuntas oleh aparat penegak hukum (APH).

Kritik terhadap pelaksanaan proyek tersebut mencuat, terutama terkait pengadaan mobiler dan pengerjaan bangunan. Sejumlah pihak menilai pelaksanaannya perlu ditelusuri demi memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Isu ini mengemuka saat aksi unjuk rasa yang digelar Koalisi Lintas Mahasiswa di halaman Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu, 25 Februari 2026. Dalam aksinya, para demonstran menyampaikan secara gamblang berbagai dugaan kejanggalan dalam proyek revitalisasi tersebut.

Para pengunjuk rasa menilai persoalan yang muncul bukan sekadar teknis, melainkan menyangkut pengelolaan anggaran yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka. Mereka juga menegaskan bahwa aksi tidak akan berhenti sampai di situ. Koalisi mahasiswa bahkan menyatakan akan melanjutkan demonstrasi ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Polda Sulsel.

Di sisi lain, Harapansa selaku Pelaksana Tugas Kepala sekolah sekaligus penanggung jawab dana revitalisasi, SMK Negeri 1 Makassar, saat dikonfirmasi Kamis, 26 Februari 2026, menyatakan bahwa hal yang dipersoalkan telah ditindaklanjuti.

Menurutnya, berbagai hal yang menjadi tuntutan mahasiswa sudah diperbaiki pada pekan sebelumnya. “Sudah diperbaiki itu minggu lalu,” tegasnya singkat.(Yusuf Buraerah)

Berita Terkait

Kolaborasi Dispenal dan ITL Trisakti Diseminasi Informasi
DR. FACHRUL RAZI: AMERIKA SUDAH MENEMUKAN POTENSI MIGAS DAN EMAS DI INDONESIA TERMASUK DI ACEH SEJAK TAHUN 1960
Hak Jawab, Somasi, dan Akuntabilitas Publik: Bedah Yuridis atas Sengketa Pemberitaan Martin Manoluk, Putri Arum dan Agung Nugroho
Menakar Keadilan di Bumi Lancang Kuning: Surat Audiensi Evi Friska dan Kritik Keras Wilson Lalengke Terhadap Polri
Terbongkarnya Dugaan Pencurian Kabel PT Telkom, Berawal dari Temuan Tim PPWI di Lampung Timur
Membuka Tabir ‘Ijazah Jokowi’: Wilson Lalengke Titip Buku Refleksi untuk Mantan Presiden Joko Widodo
Pesan Kejujuran Buku “Ijazah Jokowi” Karya Wilson Lalengke Terus Bergulir ke Tokoh Nasional dan Internasional
Sampah Menggunung di Cengkareng Barat, Warga Pertanyakan Koordinasi Pengurus Lingkungan dan Respons Penanganan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:11 WITA

Kolaborasi Dispenal dan ITL Trisakti Diseminasi Informasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:08 WITA

DR. FACHRUL RAZI: AMERIKA SUDAH MENEMUKAN POTENSI MIGAS DAN EMAS DI INDONESIA TERMASUK DI ACEH SEJAK TAHUN 1960

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:04 WITA

Hak Jawab, Somasi, dan Akuntabilitas Publik: Bedah Yuridis atas Sengketa Pemberitaan Martin Manoluk, Putri Arum dan Agung Nugroho

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59 WITA

Menakar Keadilan di Bumi Lancang Kuning: Surat Audiensi Evi Friska dan Kritik Keras Wilson Lalengke Terhadap Polri

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WITA

Terbongkarnya Dugaan Pencurian Kabel PT Telkom, Berawal dari Temuan Tim PPWI di Lampung Timur

Berita Terbaru