Impian Pemekaran Menguat, Desa Talle Dinilai Layak “Naik Kelas”

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan Nama Kantor Desa Talle (Ist)

Papan Nama Kantor Desa Talle (Ist)

SINJAI, KLIKNUSA.ID – Aspirasi pemekaran wilayah kembali menguat dari masyarakat Desa Talle. Harapan agar wilayah tersebut dimekarkan menjadi entitas pemerintahan baru kini terus bergulir dan dinilai semakin realistis. Warga menyebut, berbagai indikator utama seperti jumlah penduduk hingga luas wilayah sudah sangat memenuhi syarat untuk dilakukan pemekaran.

Desa yang berada di wilayah Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan ini dinilai memiliki potensi perkembangan yang cukup besar. Bahkan, sejumlah tokoh masyarakat menyebutkan bahwa pemekaran bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan strategis untuk mendukung pelayanan pemerintahan dan pembangunan yang lebih efektif.

“Mulai dari jumlah penduduk dan luas wilayah sangat layak dilakukan pemekaran,” ungkap salah seorang warga, Kamis 26 Februari 2026.

Menurutnya, pertumbuhan penduduk yang terus meningkat membuat pelayanan administrasi dan pembangunan menjadi semakin kompleks jika tetap dikelola dalam satu wilayah yang luas.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Talle, Abd. Rajab. Ia menjelaskan bahwa jumlah penduduk desa saat ini mencapai sekitar 8.000 jiwa yang tersebar di delapan dusun. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi dasar kuat bagi pemerintah desa untuk mengusulkan pemekaran secara resmi.

“Kita sudah usulan untuk pemekaran,” jelasnya. Ia berharap aspirasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah agar pelayanan publik semakin optimal dan pemerataan pembangunan dapat berjalan lebih cepat.

Isu pemekaran ini juga sempat mengemuka dalam agenda reses Ketua DPRD Sinjai, A. Jusman beberapa pekan lalu. Dalam pertemuan tersebut, aspirasi masyarakat mengenai pemekaran disebut menjadi salah satu pembahasan yang cukup serius dan mendapat perhatian.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi mengenai langkah konkret atau komitmen politik dari pihak legislatif untuk memperjuangkan aspirasi tersebut di tingkat kebijakan. Hal ini membuat masyarakat masih menunggu kepastian terkait kelanjutan proses pemekaran yang diharapkan segera terealisasi.

Bagi warga, pemekaran bukan hanya soal perubahan administratif, tetapi juga harapan besar terhadap percepatan pembangunan, pemerataan layanan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kini, harapan itu terus menggantung, menunggu respons nyata dari para pengambil kebijakan.(Yusuf Buraerah)

Berita Terkait

Kolaborasi Dispenal dan ITL Trisakti Diseminasi Informasi
DR. FACHRUL RAZI: AMERIKA SUDAH MENEMUKAN POTENSI MIGAS DAN EMAS DI INDONESIA TERMASUK DI ACEH SEJAK TAHUN 1960
Hak Jawab, Somasi, dan Akuntabilitas Publik: Bedah Yuridis atas Sengketa Pemberitaan Martin Manoluk, Putri Arum dan Agung Nugroho
Menakar Keadilan di Bumi Lancang Kuning: Surat Audiensi Evi Friska dan Kritik Keras Wilson Lalengke Terhadap Polri
Terbongkarnya Dugaan Pencurian Kabel PT Telkom, Berawal dari Temuan Tim PPWI di Lampung Timur
Membuka Tabir ‘Ijazah Jokowi’: Wilson Lalengke Titip Buku Refleksi untuk Mantan Presiden Joko Widodo
APKOMINDO dan APTIKNAS Banten Jalin  Kolaborasi Strategis dengan Kadin Indonesia Institut dan Kadin Pelabuhan 
14 Tahun Menanti Keadilan, Nasib Warga Transmigrasi Air Balui SP2 di Ujung Titik Koordinat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:11 WITA

Kolaborasi Dispenal dan ITL Trisakti Diseminasi Informasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:08 WITA

DR. FACHRUL RAZI: AMERIKA SUDAH MENEMUKAN POTENSI MIGAS DAN EMAS DI INDONESIA TERMASUK DI ACEH SEJAK TAHUN 1960

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:04 WITA

Hak Jawab, Somasi, dan Akuntabilitas Publik: Bedah Yuridis atas Sengketa Pemberitaan Martin Manoluk, Putri Arum dan Agung Nugroho

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59 WITA

Menakar Keadilan di Bumi Lancang Kuning: Surat Audiensi Evi Friska dan Kritik Keras Wilson Lalengke Terhadap Polri

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WITA

Terbongkarnya Dugaan Pencurian Kabel PT Telkom, Berawal dari Temuan Tim PPWI di Lampung Timur

Berita Terbaru