Jelang Lebaran, Sindikat Uang Palsu di Purwakarta Digulung Bareskrim Polri

Sudirlam Editor

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta,- Menjelang momen Lebaran, aparat bergerak cepat. Tim Satresmob Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran uang palsu yang beroperasi di wilayah Jawa Barat.

Pengungkapan dilakukan pada Jumat malam, 13 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB. Dipimpin Kanit 1 Satresmob AKBP Harry Azhar, tim lebih dulu menggerebek sebuah warung nasi goreng di kawasan Plered, Purwakarta.

Dari lokasi tersebut, empat terduga pelaku diamankan. Mereka masing-masing berinisial AS, K, AK yang berperan sebagai perantara, serta DNA yang diduga sebagai pembuat uang palsu.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi mengungkapkan, kelompok ini telah lama beroperasi dan terhubung dengan jaringan lain yang sebelumnya diamankan di Polres Klaten. Dari tangan pelaku, polisi menemukan barang bukti awal berupa tujuh lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dengan seri tahun 2016.

Pengembangan kasus membawa tim ke lokasi kedua, sebuah rumah di Perumahan Griya Ciwangi, Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Purwakarta. Di tempat ini, polisi menemukan “pabrik” uang palsu lengkap dengan berbagai peralatan produksi.

Barang bukti yang disita antara lain mesin printer, satu set komputer, alat timbang, ribuan lembar kertas dupon, mesin ultraviolet, oven pengering, alat press, pewarna, hingga alat pemotong uang. Sejumlah uang palsu yang siap diedarkan juga turut diamankan.

Kasus ini terungkap berkat informasi masyarakat terkait rencana sindikat yang diduga akan mengedarkan uang palsu hingga miliaran rupiah saat Lebaran.

Kini, perkara tersebut telah dilimpahkan ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri untuk penyidikan lebih lanjut. Para pelaku dijerat pasal terkait peredaran uang palsu.

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat transaksi menjelang hari raya, serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan

Berita Terkait

Kapolda Riau Warning Keras Anggota: Terlibat Narkoba Tak Ada Ampun
Soegiharto Santoso Dukung Polri Ungkap Tuntas Dugaan Penyalahgunaan Sistem Penyadapan
Polri Gelar Dialog Penguatan Internal, Perkuat Kolaborasi Rawat Ruang Informasi Publik
HUT ke-75, Kadivhumas Tegaskan Pentingnya Sinergi dengan Insan Pers dan Masyarakat
Divpropam Mulai Periksa Mantan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat Utama
AKBP Donny Eko Listianto Bergerak: Berantas Kejahatan, Kawal Pangan dan Lindungi Masyarakat
Kepemimpinan Kapolres Siak Bersama Kapolsek Tualang, Kamtibmas Terjaga, Ketahanan Pangan Diperkuat
Kapolda Lampung dan PPWI Sepakat Perkuat Sinergi, Pengamanan HUT ke-19 Jadi Perhatian
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:19 WITA

Kapolda Riau Warning Keras Anggota: Terlibat Narkoba Tak Ada Ampun

Kamis, 5 November 2026 - 10:06 WITA

Soegiharto Santoso Dukung Polri Ungkap Tuntas Dugaan Penyalahgunaan Sistem Penyadapan

Kamis, 5 November 2026 - 09:27 WITA

Polri Gelar Dialog Penguatan Internal, Perkuat Kolaborasi Rawat Ruang Informasi Publik

Rabu, 4 November 2026 - 08:03 WITA

HUT ke-75, Kadivhumas Tegaskan Pentingnya Sinergi dengan Insan Pers dan Masyarakat

Rabu, 4 November 2026 - 07:08 WITA

Divpropam Mulai Periksa Mantan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat Utama

Berita Terbaru